All for Joomla All for Webmasters
admin@school-of-universe.com
0251 860 3233    
0856 8080 868
slide01
slide02
slide03
slide04
slide05
slide06

Kerjasama Polimedia dan School of Universe

 

Alhamdulillah segala puji bagi Allah Swt, Selasa 6 Agustus 2019 Yayasan Alam Semesta - School of Universe dan Polimedia menandatangani MoU (Memorandum of Understanding), di Jakarta.

Dalam MoU ini Ketua Yayasan Alam Semesta Mrs Yusrianah, SKM. M. Pd dan Direktur Polimedia Negeri Media Kreatif, Dr. Purnomo Ananto, MM menandatangani nota kesepakatan kerjasama yang akan dilakukan selama 1 Tahun Ajaran ke depan, ada 3 Program Studi yang akan menjalankan program pengambian kepada masyarakat melalui School of Universe.

Semoga Kerja sama ini menghasilkan inovasi dan kebaikan bagi lingkungan sekitar dan menjadi Rahmatan Lil 'Alamin

  

 

Simulasi Manasik Haji dan shalat Idul Adha

Hari ini Jumat 9 Agustus 2019 SoU mengadakan simulasi kegiatan Haji dan Sholat Idul Adha, sebagai salah satu pembelajaran praktek ibadah, sekaligus menghayati dan mengamalkan kisah nabi Ibrahim. Kegiatan manasik haji ini diikuti oleh semua level khususnya Playgroup sampai dengan SD. Untuk level SM selain lebih memperdalam makna Idul Adha juga sekaligus memotivasi siswa agar mempersiapkan diri sedini mungkin untuk mengamalkan rukun islam yang ke lima untuk menunaikan ibadah haji. 

Selain bersimulasi kegiatan Haji anak anak juga bermain bersama sambil melihat hewan Qurban yang sudah hadir di sekolah. School of Universe tahun ini juga mengadakan pemotongan hewan kurban, baik dari orang tua siswa maupun dari warga sekitar. Untuk selanjutnya daging kurban akan disalurkan kepada masyarakat sekitar yang berhak melibatkan siswa-siswi SM.

Yayasan Alam Semesta, School of Universe, MSoT dan NUEFA Digital Campus mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1440 H

  

  

https://www.facebook.com/337612106341074/posts/1977338352368433/

WOS Camp 2019

Awal tahun ajaran 2019/2020 seperti sekolah-sekolah pada umumnya, dilaksanakan pekan orientasi siswa baru yang pada intinya mengenalkan lingkungan sekolah, budaya sekolah, perkenalan guru dan staf sekaligus teman-teman baru. Yang unik di School of Universe, khususnya untuk siswa baru SM (Sekolah Menengah), siswa juga diperkenalkan dengan semesta alam tempat mereka akan banyak menimba ilmu. Gunung Bunder menjadi pilihan di tahun ini sebagai tempat pelaksanaan WOS selain di sekolah.

Dilaksanakan pada hari Rabu, 17 Juli 2019 hingga 18 Juli 2019 siswa menjalankan kegiatan WOS Camp 2 hari 1 malam. Dengan menggunakan kendaraan truk tronton, siswa diberangkatkan pukul 06.50 dan tiba pada pukul 09.30. Menuju camping ground siswa harus berjalan kaki.

Kegiatan pun dimulai dengan membagi siswa berkelompok, setiap kelompok yang terdiri dari beberapa siswa mulai mendirikan tenda untuk persiapan menginap. Pengenalan medan sekitar camping ground dilakukan dengan melakukan trekking. Selama trekking, siswa diperkenalkan dengan satwa dan tumbuhan yang ada. Tentunya selain terkait dengan ilmu IPA/biologi, pengenalan tumbuhan ini juga bermanfaat pada saat kita berada dalam kondisi terbatas apa saja tanaman yang bisa dikonsumsi dengan aman dan sebaliknya berbahaya apabila dikonsumsi karena mengandung racun. 

Tidak lengkap rasanya kalau sudah berada di Gunung Bunder tanpa melakukan kegiatan fisik. Siswa pun dilatih baris ber baris, di kenalkan cara membuat bivak (shelter berteduh bila tidak tersedia tenda).

Pada malam harinya siswa dan fasilitator membuat api unggun. Siswa saling mengakrabkan diri satu sama lain dan fasilitator SM agar kegiatan-kegiatan yang akan dijalankan bersama selama satu tahun kedepan dapat berjalan dengan kompak dan solid.

Hari ke-dua di awali dengan sholat subuh berjamaah, dilanjutkan dengan sarapan bersama. Outbound dengan instalasi Monkey walk, lempar kapak dan blind square menambah keseruan kegiatan WOS Camp tahun ini. Tidak kalah seru, siswa juga berkegiatan di air terjun.

Seluruh kegiatan sudah selesai dilaksanakan dan saatnya mereka untuk kembali menuju sekolah. Kegiatan ini menjadi pengenalan bahwa pada tahun-tahun kedepan, akan banyak sekali kegiatan outdoor, mulai dari magang, berjualan, adventure, survival dan backpack ke negeri tetangga. Mudah-mudahan dengan mengawali tahun ajaran ini dengan kegiatan yang menyenangkan akan menumbuhkan semangat menimba ilmu, saling memberi manfaat dengan teman-teman, guru dan seluruh civitas sekolah lain dan yang pasti memberikan manfaat bagi seluruh alam.

           

https://www.facebook.com/337612106341074/posts/1943740685728200/

https://www.facebook.com/337612106341074/posts/1939576566144612/

 

Cleanup SOU

Seperti halnya sekolah di berbagai negara lain seperti jepang misalnya, yang terkenal dengan negara modern dan menghasilkan banyak teknologi canggih juga menerapkan aturan siswa harus membersihkan ruang kelas mereka sendiri. Mereka juga bertanggung jawab terhadap kebersihan toilet sekolah. Tidak ada tukang bersih-bersih yang akan membantu mereka. Hal ini tentunya dilakukan dengan tujuan agar siswa belajar bekerja sama dan menghargai kebersihan lingkungan.

Selain sekolah, juga ada sebuah desa di India yang bernama Mawlynnong. Desa ini di daulat sebagai desa terbersih di Asia. Di desa ini masyarakatnya tak pernah tolerir terhadap perilaku jorok membuang sampah sembarangan. Seluruh penduduk Mawlynnong mulai dari anak-anak hingga orang tua selalu meluangkan waktu menjaga kebersihan desa. Dedaunan disapu dari jalan dan dikumpulkan di satu wadah untuk diolah menjadi kompos. 

Kebersihan desa Mawlynnong dimulai sejak 130 tahun silam. Kala itu wabah kolera menjangkiti warga desa. Untuk menghentikan wabah kolera, penduduk membersihkan desa dan berkomitmen menjaganya agar selalu bersih. Kebiasaan menjaga lingkungan akhirnya ditularkan turun temurun hingga kini. Dalam kebiasaan Mawlynnong, kaum wanitalah yang mengorganisir kegiatan bersih-bersih.

Merokok dan menggunakan plastik dilarang di desa ini. Plastik-plastik yang terdapat di Mawlynnong merupakan sampah dari para turis. Penduduk setempat tak pernah memprotes turis yang datang dengan membawa plastik. Warga akan langsung memungut sampah plastik setiap menemukannya. Demikian dilansir dari independent.co.uk.

Bagaimana dengan Indonesia sendiri? Tidak banyak memang sekolah yang melibatkan siswanya secara langsung untuk bertanggung jawab dalam hal kebersihan lingkungan sekolahnya secara menyeluruh. Program bersih-bersih hanya baru dilakukan per kelas saja dengan menerapkan jadwal piket. Beberapa pesantren sudah banyak yang mengharuskan santrinya untuk membersihkan lingkungan pondok pesantrennya. Tentunya hal ini lebih kondusif mengingat mereka tinggal sehara-hari di sana. Berbeda dengan sekolah-sekolah yang non boarding.

Sekolah Alam sejak didirikan tahun 1998 adalah sekolah yang konsern dengan konservasi alam dalam bentuk kecintaan terhadap lingkungan hidup, kebersihan, 3R, 5R, DIY dan lain-lain.

   

School of Universe, Secara konkrit membentuk kebiasaan dan tanggung jawab kebersihan kepada siswa. Selain piket harian di kelas, mulai tahun ajaran ini (2019/2020), di launching Program yang bertajuk 'Cleanup SOU'. Kegiatan ini dilakukan setiap hari dengan durasi yang singkat saja 15 menit, namun secara massal. Setiap siswa dibekali wadah tempat memungut sampah, yang pada akhir kegiatan semua sampah dikumpulkan untuk selanjutnya diolah kembali. Orang tua pun didorong untuk bersinergi dengan memberikan tanggung jawab kepada anak-anaknya di rumah dalam hal kebersihan seperti membuat sampah pada tempatnya, membantu bunda mencuci piring, dan lain-lain.

sumber : dokumentasi SOU

https://gayahidup.republika.co.id/berita/gaya-hidup/travelling/17/09/07/ovvqyt359-menengok-mawlynnong-desa-terbersih-di-asia

https://www.bbc.com/indonesia/vert_tra/2016/08/160802_vert_tra_desa_bersih

https://www.arah.com/article/41271/ini-yang-membuat-desa-mawlynnong-jadi-terbersih-di-asia.html

https://kumparan.com/@millennial/mentalitas-jepang-tercermin-dari-tanggung-jawab-murid-pada-kebersihan-1541594514855300937

 

Raport TA 2018 - 2019

Hari ini, Sabtu 22 Juni 2019, di Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Bogor, khususnya Kecamatan Parung, banyak sekolah yang akan memberikan raport siswa untuk TA 2018 /2019, begitu juga dengan School Of Universe.

Raport adalah salah satu hal yang ditunggu oleh semua siswa, berkaitan dengan hasil pembelajaran selama 1 tahun ajaran yang sudah berjalan. Banyak nilai yang ingin dicapai oleh anak, secara sempurna, karena keinginan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan kualitas yang baik.

Sejatinya sekolah yang terbaik adalah, yang membuat anak merasa nyaman dan menemukan jati diri sendiri, bukan menjadikan anak sesuai dengan keinginan sekolah, karena jika memang masih seperti itu, maka anak selamanya akan selalu dalam bayang - bayangkan yang akan menghantui selama sang anak menempuh pembelajaran di sekolah tersebut.

Ramai nya keriuhan sistem zonasi, memberi sedikit informasi kepada kita, bahwa sampai saat ini, pendidikan di Indonesia masih terkesan bahwa sekolah yang bagus adalah sekolah ini, itu dan lain sebagainya. Padahal sekolah yang memiliki guru yang baik, fasilitas yang memadai dan memberikan ruang untuk siswa berkreasi sangat banyak. School Of Universe, sampai saat ini selalu mencoba untuk mengikuti pola pendidikan yang dinamis dan terarah, dan insyaAllah yang terbaik sesuai dengan fitrah anak.

Raport, bukan hanya masalah angka, namun banyak hal yang perlu ditelisik oleh Orang Tua, berkaitan dengan apa yang sudah dan akan dicapai oleh sang anak, agar kelak tidak terlalu lama dalam menentukan arah selanjutnya. Karena semakin lama menentukan arah, maka semakin besar biaya yang dikeluarkan untuk kembali menghadirkan pendidikan untuk buah hati Ayah dan Bunda.

Berilah ruang untuk berekspresi bagi anak, beri mereka kebebasan yang beraturan, dan selalu tanyakan apa yang sedang dihadapi, karena masa ini adalah masa yang sangat rumit, namun tidak terlalu sulit.

Teruntuk Ananda semua, selamat menempuh pendidikan yang lebih tinggi dari sebelumnya, dan selalu asah potensi diri, selalu berdoa kepada Allah Swt agar selalu dimudahkan dalam setiap langkah dan selalu dalam lindungannya, aamiin

School Of Universe
Sabtu 22 Juni 2019