All for Joomla All for Webmasters
admin@school-of-universe.com
0251 860 3233    
0856 8080 868
6e5de495cb62b3cdcae9358639a1b1f4.jpg

Tidung Island SM SoU

Ahad 25 Maret 2018

Masa masa ribet dan repot bagi peserta kegiatan Tidung Island. Kenapa? karena itulah persiapan terakhir untuk perjalanan selama 3 hari. Memang dekat dan tidak terlalu jauh, tapi jauh atau dekat persiapan pasti harus matang, baik mental ataupun fisik.

Senin 26 Maret 2018, pkl 04.00 banyak dari kami sudah berada di stasiun Kota Jakarta. Hampir selurunya sudah berbaris rapi hingga saat tiba pkl 06.30 beberapa kelompok sudah menuju ke Halte Trans Jakarta menuju ke Pelabuhan Kali Adem, Muara Angke. 

Perjalanan laut pun dimulai pkl 08.30. Menggunakan kapal menuju ke Pulau Tidung Kecil, kemudian pkl 11.00 sampai. Mendapatkan materi singkat tentang tanaman penghalau abrasi pantai yaitu Mangrove dan langsung menanam. Setelah selesai, kami menuju ke Pulau Tidung Besar dengan berjalan kaki, karena sambil mengobservasi kegiatan masyarakat sekitar. Kemudian kami singgah di pembibitan ikan Kerapu yang sangat keren. Setelah mendapat ilmu banyak, kami menuju ke homestay yang jaraknya lumayan jauh, berjalan kaki kami lakoni, walaupun lelah tapi lillah.

Kami beristirahat sampai hari Selasa 27 Maret 2018, karena agenda padat, maka hari ini kami memulai kegiatan dengan eksplorasi bisnis warga sekitar. Setelah itu kami meluncur ke tengah laut untuk mengeksplorasi biota laut dengan snorkling. Lelah kami terbayar dengan keindahan laut yang sangat keren. 

Selepas itu, sore hari kami menuju ke pelabuhan guna mewawancarai nelayan yang sudah pulang melaut, ikan besar pun kami beli untuk dibakar pada malam nanti. 

Ternyata pekerjaan sebagai nelayan itu memiliki tingkat resiko yang cukup tinggi. Bayangkan, di tengah laut lepas para nelayan menggantungkan arah dengan insting. Mencari ikan selama 24 jam, belum lagi jika ada ikan yang menyundul kapal, ada yang sampai terbalik. Belum lagi jika ada kapal tongkang yang besar yang tidak bisa melihat kapal kecil milik nelayan. Ibarat mobil, kapal tongkang mirip dengan mobil Truk, ada "blind spot" yang tidak bisa melihat mobil kecil. Dari sini kami memaknai bahwa profesi ini sangat menegangkan dan mulia. 

Malam hari kami melaksanakan bakar ikan yang lumayan besar ikan Tenggiri. Selesai itu kami istirahat karena esok Rabu 28 Maret, kami melaksanakan bersih bersih pantai kemudian melakukan perjalanan selesai dan kembali ke rumah. 

Meninggalkan jejak dan cerita bersama, semoga teringat sampai nanti

Wrote by : Subki