
Bagi pembaca yang kerap menonton YouTube atau aktif menggunakan Instagram, nama Mudacumasekali tentu sudah tidak asing lagi. Di balik nama tersebut terdapat sosok Aldio Pramudya Gunadi, atau yang lebih dikenal dengan Ogut Mudacumasekali, seorang kreator konten yang berfokus pada edukasi pengembangan diri bagi generasi muda.
Ogut merupakan salah satu alumni School of Universe. Sejak bersekolah di sana, jiwa kewirausahaannya telah tumbuh kuat. Ia sudah mulai berbisnis sejak duduk di bangku sekolah, antara lain dengan menjual cokelat, membuka jasa pencucian sepatu, dan berbagai usaha kecil lainnya. Meskipun sering membuat guru kewalahan dengan berbagai “ulah kreatif”-nya, Ogut menilai bahwa pendidikan di School of Universe sangat berpengaruh dalam membentuk pola pikir dan kesiapan dirinya menghadapi dunia kerja dan kehidupan nyata.
Ia menekankan kepada para adik kelasnya bahwa apa yang dipelajari di School of Universe sangat relevan dengan tuntutan zaman. Setiap anak dibimbing untuk mengenali, mengasah, dan menekuni minat dan bakat masing-masing sehingga dapat berkembang menjadi pribadi yang mandiri dan siap bersaing di masa depan.
Sebelum dikenal luas sebagai figur publik, Ogut memulai karier profesional sebagai pegawai kantoran di salah satu perusahaan konsultan terbesar di dunia yang berpusat di Inggris. Setelah menyelesaikan pendidikan Magister di Institut Teknologi Bandung (ITB), ia memutuskan untuk meninggalkan pekerjaannya dan menempuh jalur wirausaha. Usaha pertamanya adalah bisnis ayam bakar, namun hanya bertahan sekitar satu setengah tahun karena rendahnya penjualan hingga akhirnya harus ditutup.
Kegagalan tersebut tidak membuatnya berhenti melangkah. Ogut memperhatikan bahwa banyak influencer dan kreator konten mampu membangun bisnis dan mendapatkan penghasilan melalui popularitas di media sosial. Dari situ ia menyimpulkan bahwa membangun personal branding merupakan strategi yang sangat penting agar usaha yang dirintis dapat berkembang lebih cepat dan mudah dikenal.
“Pada waktu bersamaan saya melihat selebgram, influencer, dan pembuat konten bisa membuka usaha dengan mudah, meski usahanya belum matang. Dari sana saya memutuskan bahwa saya harus dikenal terlebih dahulu agar bisnis saya bisa berjalan lebih baik,” ungkap Ogut kepada kumparan.
Filosofi Nama “Mudacumasekali”
Saat diwawancarai mengenai pemilihan nama tersebut, Ogut menjelaskan bahwa Mudacumasekali merupakan antitesis dari istilah YOLO (you only live once). Jika YOLO identik dengan kebebasan menghabiskan masa muda tanpa arah jelas, maka Mudacumasekali mengajak generasi muda untuk justru memanfaatkan masa mudanya dengan meningkatkan kualitas diri, agar kelak dapat menjalani kehidupan sesuai minat dan cita-cita.
Keinginan untuk memiliki fleksibilitas bekerja di mana saja dan kapan saja, serta memperoleh pendapatan tanpa bergantung pada gaji bulanan seperti pekerja kantoran, turut menjadi alasan kuat di balik keputusan Ogut meninggalkan dunia korporasi.
Upaya yang dirintis sejak tiga tahun lalu kini menunjukkan hasil yang signifikan. Akun Mudacumasekali telah diikuti lebih dari 256.000 pengguna di Instagram dan memiliki sekitar 234.000 pelanggan di YouTube—sebuah pencapaian yang mencerminkan konsistensi dan dedikasi dalam memproduksi konten edukatif.
Dari Self-Development hingga Optimasi Media Sosial
Pada awalnya, konten yang dibagikan Ogut berfokus pada pengembangan diri. Namun seiring bertambahnya audiens, muncul banyak permintaan agar ia membahas pula bagaimana cara menjadi influencer dan membangun reputasi di media sosial. Menanggapi kebutuhan ini, cakupan materinya pun diperluas.
Ogut ingin menumbuhkan semangat kemandirian di kalangan anak muda Indonesia agar mampu memperoleh penghasilan melalui media sosial. Untuk itu, ia menciptakan IG Hack, sebuah program pembelajaran bagi mereka yang ingin memulai bisnis namun belum mengetahui langkah awal yang tepat.
Melalui IG Hack, peserta mempelajari cara membuat konten, membangun pengikut dari nol, serta menumbuhkan personal branding yang kuat. Hingga saat ini, sekitar 7.000 orang telah mengikuti dan merasakan manfaat program tersebut.
“Inti dari IG Hack adalah belajar membuat konten, membangun pengikut, dikenal luas, kemudian membuka usaha. Meskipun masih belum punya ide, tidak bisa desain, atau belum mahir membuat video, setelah memiliki banyak pengikut peluang membangun bisnis akan jauh lebih mudah,” jelas Ogut.
Bagi pembaca yang ingin mengetahui lebih lanjut, dapat mengunjungi situs ighack.id serta mengikuti akun media sosial Ogut Mudacumasekali melalui:
-
Instagram: @mudacumasekali
-
YouTube: Mudacumasekali
-
TikTok: mudacumasekali

