admin@school-of-universe.com
0251 860 3233    
0856 8080 868
slide01
slide02
slide03
slide04
slide05
slide06

Pelatihan Kultur Jaringan

Souflora sebagai salah satu unit bisnis yang ada di School of Universe, bekerjasama dengan Esha Flora membuka kesempatan untuk sama-sama belajar mengenai kultur jaringan. Salah satu bidang fokus yang dipelajari dalam bioteknologi ini adalah suatu metode untuk mengisolasi bagian dari tanaman seperti sekelompok sel atau jaringan yang ditumbuhkan dalam kondisi aseptik, sehingga bagian tanaman tersebut dapat memperbanyak diri tumbuh menjadi tanaman kembali. 

Dengan investasi 6 Juta saja, peserta akan belajar bagaimana pembuatan media kultur jaringan, sterilisasi ruangan, alat dan media kultur jaringan, sterilisasi eksplan, subkultur, inisiasi eksplan, aklimatisasi olantlet, perbanyakan mikro, penyerbukan dan penyilangan anggrek, kultur anther dan tebar biji anggrek. Setiap peserta juga akan mendapatkan buku panduan materi dan praktik, alat tulis, goodie bag, coffee break, ,snack, lunch, sertifikat dan free konsultasi.

Pelatihan ini akan dilaksanakan selama 4 hari pada tanggal 5 - 8 Juli 2021, dari pukul 09.00 - 16.00. Berlokasi di Laboratorium Kultur Jaringan School of Universe, Parung-Bogor dan Esha Flora, Cimanggu-Bogor. 

Apabila tertarik, silahkan mengisi formulir pendaftaran di link http://bit.ly/DaftarPelatihanSoU atau dapat menghubungi Kontak Person kami Ms. Karina di 0823 8563 0353. Segera daftar karena peserta hanya dibatasi 4 orang saja !

 

#schoolofuniverse

#souflora_shop

#eshaflora

Peringatan Hari Pendidikan Nasional

Peringatan Hari Pendidikan Nasional

Salah satu aspek penting dalam kehidupan adalah pendidikan. Banyak orangtua berjibaku untuk mem - backup pendidikan anak, agar mereka mendapatkan pendidikan dan pengajaran yang baik. Dan memang itu salah satu investasi yang sangat bermanfaat dunia dan akhirat.

Kenapa? Karena dengan pendidikan, maka orangtua bisa menjadikan anaknya sebagai waladun sholih yang akan mendoakan, kelak ketika sudah meninggal dunia. Begitu pula dengan kesejahteraan dan kemapanan dalam bertindak dan berfikir, dengan pendidikan maka semua hal akan terasa lebih terarah dan mudah.

Maka tak heran, pendidikan menjadi konsentrasi utama bagi orangtua terhadap anaknya. Sambil berharap bahwa, kelak dengan pendidikan anak-anak tidak terlalu mengikuti jejak orang tua terdahulu.

Mari kita berharap, bahwa kelak pendidikan di Negeri ini, bukan hanya mengasah Kognitif saja, tapi semua aspek dalam kehidupan supaya bisa diajarkan dan dibiasakan. Agar kelak anak-anak tidak kaget dalam menghadapi Ujian yang sesungguhnya dalam kehidupan yang nyata ini, bukan hanya ujian akademik belaka.

Mari kita selalu berharap kebaikan dari apapun, karena kebaikan pasti akan datang dan harapan itu masih dan akan selalu ada.

Selamat Hari Pendidikan Nasional 

Tutwuri Handayani

Serunya Belajar di Alam Terbuka Saat Pandemi

Serunya Belajar di Alam Terbuka Saat Pandemi

By Ms Nindie

80% kegiatan belajar sekolah Alam adalah di ruang terbuka. Dengan kelas semi permanen dan selalu konsisten belajar dengan metode yang sudah tidak asing lagi yaitu belajar bersama Alam. Di tengah pandemi saat ini memaksa kita untuk terbiasa belajar secara daring namun, ada hal yang tidak bisa digantikan dari belajar daring yaitu kedekatan hati yang lekat antara murid dan guru jika dilakukan secara tatap muka. Kita ketahui bahwa Pandemi Covid-19 berdampak besar pada berbagai sektor, salah satunya pendidikan. Dunia pendidikan juga ikut merasakan dampaknya. Pendidik harus memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan, oleh karenanya School of Universe membuat dua sistem pembelajaran di masa pandemi yaitu daring dan Green Teraphy. Kegiatan Green Teraphy dilaksanakan dengan mengajak siswa-siswi untuk datang ke sekolah, bertemu teman-teman dan fasilitator kelas dengan jumlah terbatas. Tentu dengan mendapat persetujuan dari orangtua serta mengikuti protokol yang ada, seperti mengukur suhu tubuh saat tiba di sekolah, mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. 

Sebenarnya, seberapa aman menjalankan kegiatan di luar ruangan di tengah pandemi yang masih berlangsung ini? 

Melansir New York Times, 3 Juli 2020, para ahli mengatakan bahwa risiko terpapar virus di luar ruangan lebih rendah daripada di dalam ruangan. Oleh karena itu, menghabiskan waktu bersama teman-teman di luar ruangan disebutkan dapat mengurangi risiko terpapar Covid-19. "Di luar (ruangan) jelas lebih aman", kata Ahli Imun dan Profesor Biologi di University of Massachussetts Dartmouth, Erin Bromage. Namun Eric menegaskan bahwa risiko tersebut bergantung pada jenis interaksi yang dilakukan. (Dikutip dari Kompas.com 05/07/2020).

Kegiatan belajar di ruang terbuka akan menjadi solusi terbaik di era pandemi ini. Selain merasakan pembelajaran secara konkrit, alam terbuka juga sebagai ruang belajar yang aman digunakan sebagai aktivitas belajar.

 

Dipicu Covid-19, Medco E&P Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Guru

Dipicu Covid-19, Medco E&P Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Guru
35 Guru dan Kepala Sekolah Ikuti Pelatihan

DETAKKaltim.Com, TARAKAN :  Pandemi Virus Corona (Covid-19) membuat sejumlah lembaga kesulitan menjalankan aktivitas. Tidak terkecuali lembaga pendidikan yang menjadi gagap lantaran harus melakukan kegiatan-kegiatan belajar mengajar dari rumah.

Semua ruang-ruang kelas yang biasa dipakai kegiatan belajar mengajar harus digantikan dengan sistem belajar jarak jauh atau yang disebut daring. Anak-anak sekolah maupun guru tidak boleh tidak, terpaksa belajar-mengajar dari rumah demi menghindari Virus Corona.

Inilah yang dilihat Medco E&P Indonesia sehingga menjadikan Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara untuk melaksanakan program pelatihan dan pendampingan peningkatan kapasitas guru, pada pembelajaran jarak jauh bersama Tim School of Universe yang dipimpin pakar pendidikan Lendo Novo.

Sebanyak 35 guru dan Kepala Sekolah dari 8 Sekolah Dasar (SD) Negeri Kota Tarakan mengikuti pelatihan yang diselenggarakan di  SD Negeri O27 Karungan, Mamburungan Timur, Tarakan, sejak 3 Oktober – 17 Oktober 2020.

Manager Operasional Medco E&P Indonesia Tarakan Bernad M Simamora mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 ini, sistem pendidikan kita harus siap melakukan lompatan serta mentransformasikan pembelajaran jarak jauh bagi semua siswa dan guru.

“Kita sedang memasuki era baru untuk membangun kreatifitas, mengasah skill siswa dan peningkatan kualitas guru dengan perubahan sistem, cara pandang dan pola interaksi terhadap teknologi,” kata Bernad Simamora, pada acara penutupan pelatihan yang dihadiri oleh VP Relations & Security E&P Indonesia Jakarta Drajat Panjawi, Kepala Perwakilan SKK Migas Kalimantan dan Sulawesi Nidu Syaifudin, General Manager Kalimantan Region Herman Fauzi, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tarakan Tajuddin Tuwo.

Sudah barang tentu para peserta pelatihan diharapkan dapat mengaplikasikan dalam kegiatan  belajar mengajar, apa yang diperolehnya dari pelatihan ini.

“Kami yakin, dukungan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tarakan dan pihak sekolah sangat diperlukan untuk memfasilitasi ide, gagasan, dan metode belajar tematik integratif yang nantinya hadir dari para peserta pelatihan,” ujar Drajat Panjawi.

Kepala Perwakilan SKK Migas Kalimantan Sulawesi, Nidu Syaifudin mengatakan, situasi pandemi Virus Corona yang masih merajalela sehingga pemerintah menetapkan 2 model pelaksanaan kegiatan pembelajaran, untuk daerah zona merah, orange, dan kuning kegiatan pembelajaran dilakukan dari rumah.

“Sementara untuk daerah zona hijau mengikuti protokol yang ketat, dan apa yang telah dilakukan kontraktor Migas patut diacungi jempol,” papar Nidu Syaifuddin mengapresiasi kepedulian Medco E&P Indonesia kepada masyarakat terhadap pendidikan dalam bentuk nyata.

Sudah barang tentu para guru yang telah mengikuti pelatihan ini dapat langsung menerapkannya, dengan mengkombinasikan dengan alam sekolah tempat mereka mengajar.

”Kami sekarang bisa terus belajar dan mengajar bersama orang tua dan siswa, walaupun mereka sedang bekerja di tambak atau ladang,” tutut Syarifuddin,  peserta pelatihan.(DK.Com)

Penulis : SL Pohan

Editor   : Lukman

https://detakkaltim.com/index.php/2020/10/25/dipicu-covid-19-medco-ep-gelar-pelatihan-peningkatan-kapasitas-guru/

Gelar Pelatihan Pembelajaran Jarak Jauh, Medco E&P di Tarakan Terbitkan Buku Pedoman Pembelajaran Tematik


TARAKAN – Peserta Pelatihan dan Pendampingan Peningkatan Kapasitas Guru pada Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) PT Medco E&P Indonesia (Medco E&P) Aset Tarakan telah selesai mengikuti kegiatan ini selama dua bulan. Mereka berhasil menerbitkan buku 267 halaman, berisi modul pembelajaran tematik integratif yang dapat diaplikasikan dalam PJJ di sekolah. Tarakan menjadi kota pertama yang dipilih Medco E&P untuk melaksanakan program pelatihan yang dibuka sejak Kamis (3/9/2020) dan ditutup Sabtu (24/10/2020) Serangkaian pelatihan telah berhasil dilaksanakan dalam delapan sesi oleh 35 guru dan kepala sekolah dasar di Kelurahan Mamburungan dan Mamburungan Timur, Kecamatan Tarakan Timur.

Perusahaan berharap peserta dapat membagi ilmu dan pengalamannya pada guru lain yang belum sempat ikut pelatihan bersama tim School of Universe pimpinan pakar pendidikan Lendo Novo. Penutupan acara ini dihadiri oleh VP Relations & Security Medco E&P Drajat Panjawi, Kepala Perwakilan SKK Migas Kalimantan dan Sulawesi Nidu Syaifudin, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tarakan Tajuddin Tuwo, dan General Manager Kalimantan Region Herman Fauzi  serta para kepala sekolah dan guru yang berasal dari delapan sekolah dasar di sana.

Syarifuddin salah seorang guru yang ikut kegiatan ini menyatakan berkat pelatihan ini, mereka dapat melakukan pembelajaran dengan materi pelajaran dari buku dikombinasikan dengan alam. “Kami sekarang bisa terus belajar dan mengajar bersama orangtua dan siswa walaupun mereka sedang bekerja di Tambak atau ladang,” ujarnya.

VP Relations & Security Medco E&P Drajat Panjawi berharap materi pelatihan yang telah diterima oleh para guru dapat terus dikembangkan dan diaplikasikan dalam kegiatan belajar mengajar. “Kami yakin, dukungan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tarakan dan pihak sekolah juga akan terus diperlukan untuk memfasilitasi ide, gagasan dan metode belajar tematik integratif yang nantinya hadir dari para peserta pelatihan, ” harap Drajat Panjawi.

Sementara itu, Kepala SKK Migas Perwakilan Kalsul Syaifuddin mengatakan materi pembelajaran ini dapat dilaksanakan dan ditularkan pada guru di sekolah-sekolah lain. “Kita juga mengapresiasi sedalamnya kepada Medco E&P dan menjadi bentuk nyata dukungan dari Kontrakor Migas pada masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan Syaifuddin, Kepala Dinas Pendidikan Tajuddin Tuwo berharap Medco E&P dapat terus melaksanakan pelatihan yang bermanfaat bagi guru. (sumber: rilis Medco E&P)

sumber : https://jendelakaltara.co/gelar-pelatihan-pembelajaran-jarak-jauh-medco-ep-di-tarakan-terbitkan-buku-pedoman-pembelajaran-tematik/