admin@school-of-universe.com
0251 860 3233    
0856 8080 868
slide01
slide02
slide03
slide04
slide05
slide06

Simulasi Manasik Haji dan shalat Idul Adha

Hari ini Jumat 9 Agustus 2019 SoU mengadakan simulasi kegiatan Haji dan Sholat Idul Adha, sebagai salah satu pembelajaran praktek ibadah, sekaligus menghayati dan mengamalkan kisah nabi Ibrahim. Kegiatan manasik haji ini diikuti oleh semua level khususnya Playgroup sampai dengan SD. Untuk level SM selain lebih memperdalam makna Idul Adha juga sekaligus memotivasi siswa agar mempersiapkan diri sedini mungkin untuk mengamalkan rukun islam yang ke lima untuk menunaikan ibadah haji. 

Selain bersimulasi kegiatan Haji anak anak juga bermain bersama sambil melihat hewan Qurban yang sudah hadir di sekolah. School of Universe tahun ini juga mengadakan pemotongan hewan kurban, baik dari orang tua siswa maupun dari warga sekitar. Untuk selanjutnya daging kurban akan disalurkan kepada masyarakat sekitar yang berhak melibatkan siswa-siswi SM.

Yayasan Alam Semesta, School of Universe, MSoT dan NUEFA Digital Campus mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1440 H

  

  

https://www.facebook.com/337612106341074/posts/1977338352368433/

WOS Camp 2019

Awal tahun ajaran 2019/2020 seperti sekolah-sekolah pada umumnya, dilaksanakan pekan orientasi siswa baru yang pada intinya mengenalkan lingkungan sekolah, budaya sekolah, perkenalan guru dan staf sekaligus teman-teman baru. Yang unik di School of Universe, khususnya untuk siswa baru SM (Sekolah Menengah), siswa juga diperkenalkan dengan semesta alam tempat mereka akan banyak menimba ilmu. Gunung Bunder menjadi pilihan di tahun ini sebagai tempat pelaksanaan WOS selain di sekolah.

Dilaksanakan pada hari Rabu, 17 Juli 2019 hingga 18 Juli 2019 siswa menjalankan kegiatan WOS Camp 2 hari 1 malam. Dengan menggunakan kendaraan truk tronton, siswa diberangkatkan pukul 06.50 dan tiba pada pukul 09.30. Menuju camping ground siswa harus berjalan kaki.

Kegiatan pun dimulai dengan membagi siswa berkelompok, setiap kelompok yang terdiri dari beberapa siswa mulai mendirikan tenda untuk persiapan menginap. Pengenalan medan sekitar camping ground dilakukan dengan melakukan trekking. Selama trekking, siswa diperkenalkan dengan satwa dan tumbuhan yang ada. Tentunya selain terkait dengan ilmu IPA/biologi, pengenalan tumbuhan ini juga bermanfaat pada saat kita berada dalam kondisi terbatas apa saja tanaman yang bisa dikonsumsi dengan aman dan sebaliknya berbahaya apabila dikonsumsi karena mengandung racun. 

Tidak lengkap rasanya kalau sudah berada di Gunung Bunder tanpa melakukan kegiatan fisik. Siswa pun dilatih baris ber baris, di kenalkan cara membuat bivak (shelter berteduh bila tidak tersedia tenda).

Pada malam harinya siswa dan fasilitator membuat api unggun. Siswa saling mengakrabkan diri satu sama lain dan fasilitator SM agar kegiatan-kegiatan yang akan dijalankan bersama selama satu tahun kedepan dapat berjalan dengan kompak dan solid.

Hari ke-dua di awali dengan sholat subuh berjamaah, dilanjutkan dengan sarapan bersama. Outbound dengan instalasi Monkey walk, lempar kapak dan blind square menambah keseruan kegiatan WOS Camp tahun ini. Tidak kalah seru, siswa juga berkegiatan di air terjun.

Seluruh kegiatan sudah selesai dilaksanakan dan saatnya mereka untuk kembali menuju sekolah. Kegiatan ini menjadi pengenalan bahwa pada tahun-tahun kedepan, akan banyak sekali kegiatan outdoor, mulai dari magang, berjualan, adventure, survival dan backpack ke negeri tetangga. Mudah-mudahan dengan mengawali tahun ajaran ini dengan kegiatan yang menyenangkan akan menumbuhkan semangat menimba ilmu, saling memberi manfaat dengan teman-teman, guru dan seluruh civitas sekolah lain dan yang pasti memberikan manfaat bagi seluruh alam.

           

https://www.facebook.com/337612106341074/posts/1943740685728200/

https://www.facebook.com/337612106341074/posts/1939576566144612/

 

Cleanup SOU

Seperti halnya sekolah di berbagai negara lain seperti jepang misalnya, yang terkenal dengan negara modern dan menghasilkan banyak teknologi canggih juga menerapkan aturan siswa harus membersihkan ruang kelas mereka sendiri. Mereka juga bertanggung jawab terhadap kebersihan toilet sekolah. Tidak ada tukang bersih-bersih yang akan membantu mereka. Hal ini tentunya dilakukan dengan tujuan agar siswa belajar bekerja sama dan menghargai kebersihan lingkungan.

Selain sekolah, juga ada sebuah desa di India yang bernama Mawlynnong. Desa ini di daulat sebagai desa terbersih di Asia. Di desa ini masyarakatnya tak pernah tolerir terhadap perilaku jorok membuang sampah sembarangan. Seluruh penduduk Mawlynnong mulai dari anak-anak hingga orang tua selalu meluangkan waktu menjaga kebersihan desa. Dedaunan disapu dari jalan dan dikumpulkan di satu wadah untuk diolah menjadi kompos. 

Kebersihan desa Mawlynnong dimulai sejak 130 tahun silam. Kala itu wabah kolera menjangkiti warga desa. Untuk menghentikan wabah kolera, penduduk membersihkan desa dan berkomitmen menjaganya agar selalu bersih. Kebiasaan menjaga lingkungan akhirnya ditularkan turun temurun hingga kini. Dalam kebiasaan Mawlynnong, kaum wanitalah yang mengorganisir kegiatan bersih-bersih.

Merokok dan menggunakan plastik dilarang di desa ini. Plastik-plastik yang terdapat di Mawlynnong merupakan sampah dari para turis. Penduduk setempat tak pernah memprotes turis yang datang dengan membawa plastik. Warga akan langsung memungut sampah plastik setiap menemukannya. Demikian dilansir dari independent.co.uk.

Bagaimana dengan Indonesia sendiri? Tidak banyak memang sekolah yang melibatkan siswanya secara langsung untuk bertanggung jawab dalam hal kebersihan lingkungan sekolahnya secara menyeluruh. Program bersih-bersih hanya baru dilakukan per kelas saja dengan menerapkan jadwal piket. Beberapa pesantren sudah banyak yang mengharuskan santrinya untuk membersihkan lingkungan pondok pesantrennya. Tentunya hal ini lebih kondusif mengingat mereka tinggal sehara-hari di sana. Berbeda dengan sekolah-sekolah yang non boarding.

Sekolah Alam sejak didirikan tahun 1998 adalah sekolah yang konsern dengan konservasi alam dalam bentuk kecintaan terhadap lingkungan hidup, kebersihan, 3R, 5R, DIY dan lain-lain.

   

School of Universe, Secara konkrit membentuk kebiasaan dan tanggung jawab kebersihan kepada siswa. Selain piket harian di kelas, mulai tahun ajaran ini (2019/2020), di launching Program yang bertajuk 'Cleanup SOU'. Kegiatan ini dilakukan setiap hari dengan durasi yang singkat saja 15 menit, namun secara massal. Setiap siswa dibekali wadah tempat memungut sampah, yang pada akhir kegiatan semua sampah dikumpulkan untuk selanjutnya diolah kembali. Orang tua pun didorong untuk bersinergi dengan memberikan tanggung jawab kepada anak-anaknya di rumah dalam hal kebersihan seperti membuat sampah pada tempatnya, membantu bunda mencuci piring, dan lain-lain.

sumber : dokumentasi SOU

https://gayahidup.republika.co.id/berita/gaya-hidup/travelling/17/09/07/ovvqyt359-menengok-mawlynnong-desa-terbersih-di-asia

https://www.bbc.com/indonesia/vert_tra/2016/08/160802_vert_tra_desa_bersih

https://www.arah.com/article/41271/ini-yang-membuat-desa-mawlynnong-jadi-terbersih-di-asia.html

https://kumparan.com/@millennial/mentalitas-jepang-tercermin-dari-tanggung-jawab-murid-pada-kebersihan-1541594514855300937

 

Raport TA 2018 - 2019

Hari ini, Sabtu 22 Juni 2019, di Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Bogor, khususnya Kecamatan Parung, banyak sekolah yang akan memberikan raport siswa untuk TA 2018 /2019, begitu juga dengan School Of Universe.

Raport adalah salah satu hal yang ditunggu oleh semua siswa, berkaitan dengan hasil pembelajaran selama 1 tahun ajaran yang sudah berjalan. Banyak nilai yang ingin dicapai oleh anak, secara sempurna, karena keinginan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan kualitas yang baik.

Sejatinya sekolah yang terbaik adalah, yang membuat anak merasa nyaman dan menemukan jati diri sendiri, bukan menjadikan anak sesuai dengan keinginan sekolah, karena jika memang masih seperti itu, maka anak selamanya akan selalu dalam bayang - bayangkan yang akan menghantui selama sang anak menempuh pembelajaran di sekolah tersebut.

Ramai nya keriuhan sistem zonasi, memberi sedikit informasi kepada kita, bahwa sampai saat ini, pendidikan di Indonesia masih terkesan bahwa sekolah yang bagus adalah sekolah ini, itu dan lain sebagainya. Padahal sekolah yang memiliki guru yang baik, fasilitas yang memadai dan memberikan ruang untuk siswa berkreasi sangat banyak. School Of Universe, sampai saat ini selalu mencoba untuk mengikuti pola pendidikan yang dinamis dan terarah, dan insyaAllah yang terbaik sesuai dengan fitrah anak.

Raport, bukan hanya masalah angka, namun banyak hal yang perlu ditelisik oleh Orang Tua, berkaitan dengan apa yang sudah dan akan dicapai oleh sang anak, agar kelak tidak terlalu lama dalam menentukan arah selanjutnya. Karena semakin lama menentukan arah, maka semakin besar biaya yang dikeluarkan untuk kembali menghadirkan pendidikan untuk buah hati Ayah dan Bunda.

Berilah ruang untuk berekspresi bagi anak, beri mereka kebebasan yang beraturan, dan selalu tanyakan apa yang sedang dihadapi, karena masa ini adalah masa yang sangat rumit, namun tidak terlalu sulit.

Teruntuk Ananda semua, selamat menempuh pendidikan yang lebih tinggi dari sebelumnya, dan selalu asah potensi diri, selalu berdoa kepada Allah Swt agar selalu dimudahkan dalam setiap langkah dan selalu dalam lindungannya, aamiin

School Of Universe
Sabtu 22 Juni 2019

 

 

Pemilihan Presiden Siswa 19/20

Tidak hanya dalam bernegara, dalam tatanan dunia pendidikan pun, demokrasi sudah diajarkan, selain memberikan kesempatan bagi para kandidat, moment ini juga sebagai sarana untuk melatih diri dalam memberikan presentasi yang baik bagi para pemilih. Acara pemungutan suara dilaksanakan pada hari Kamis, 20 Juni 2019 di School of Universe. Daftar Pemilih Tetap terdiri dari seluruh civitas School of Universe. Baik siswa, guru maupun staff antusias memberikan suara untuk kandidat yang mereka favoritkan. Tentunya sebelum pemungutan suara dilakukan, setiap pasangan calon memaparkan program-program kesiswaan yang akan mereka unggulkan apabila terpilih. Selain pemaparan visi dan misi, para calon juga memberikan semangat kepada calon yang lain, karena persaingan yang baik dan sehat adalah sama-sama saling mendukung dan bukannya menjatuhkan, karena kegiatan selama setahun akan dilakukan bersama, maka perlu saling sokong dan tolong tanpa ada yang merasa iri. 

Alhamdulillah pemilihan presiden siswa terlaksana dengan baik dan lancar. Kegiatan ini menjadi salah satu target dalam kurikulum Leadership yang dalam keseharian juga dilaksanakan di kelas (Classroom Leadership Corps).

Setelah pemungutan suara, kegiatan dilanjutkan dengan perhitungan hasil suara dan diperoleh presiden dan wakil presiden terpilih. Selamat atas terpilih nya Presiden dan Wakil Presiden Siswa School Of Universe Tahun Pengabdian 2019/2020  : M Faris Dzikri Karim (Presiden Siswa) dan Inas Sekar Nilamsari (Wakil Presiden Siswa), dan selamat bertugas melanjutkan kepresidenan siswa tahun 2018/2019 yang di amanahkan kepada Matilda dan Tsani. Kapada kandidat yang belum terpilih Rafi, Hanif, Tsani dan Tisya semoga dapat mensupport dan mendukung semua program yang akan dijalankan kedepannya.

- Sesungguhnya amanah itu akan dipertanggung jawabkan, maka berbuatlah yang terbaik bagi lingkungan -