admin@school-of-universe.com
0251 860 3233    
0856 8080 868
slide01
slide02
slide03
slide04
slide05
slide06

Virtual Concert PG TK School of Universe

Pagi ini Jumat, 4 September 2020 kami menyambut matahari bersinar dengan penuh semangat dan ceriaa. Yups Today its Friday Performance. Meski kali ini sangat berbeda karena biasanya kegiatan ini dilakukan di sekolah. Performance hari ini kami lakukan secara virtual tapi tidak mengalahkan semangat kami untuk menampilkan yang terbaik .Sungguh hari ini special, duduk dengan kostum terbaik ditemani ayah bunda dari rumah dan kami tampil menggunakan aplikasi Zoom. Ada yang menari, menyanyi dan membaca doa, tak lupa para civitas School of Universe juga ikut menyaksikan penampilan kami. Seru deh pokonya. Sejatinya Pandemi tidak menjadikan kita berhenti melakukan kegiatan kreatif untuk terus berupaya mengasah bakat dan minat Anak-anak. Kami berdoa semoga Pandemi ini lekas berlalu agar kami kembali melakukan kegiatan seru ini di sekolah tercinta. See you on our next Project!

by : ms. Nindie

  

  

 

Cooking Class with Parents

PG-TK School of Universe, Parung – Pada setiap semester PG-TK School of Universe selalu menyelenggarakan kegiatan masak atau Cooking Class. Seberapa penting sih kegiatan Cooking Class dilakukan oleh anak PGTK? Jawabnya penting. Tahukah bahwa kegiatan memasak memiliki banyak manfaat positif bagi tumbuh kembang anak ? Salah satu manfaat dari kegiatan ini adalah mengasah kemampuan motorik, melatih kemandirian dan tak hanya itu di masa Pandemi Covid-19 ini dimana seluruh kegiatan lebih banyak didampingi oleh orangtua maka kegiatan cooking class ini membuat kedekatan anak dan orangtua semakin erat, ikatan emosional semakin terjaga di rumah.

Cooking Class kali ini memang berbeda, dilakukan secara Virtual. Fasilitator mendemonstrasikan kegiatan masak melalui zoom dengan terlebih dahulu menyusun rencana kegiatan. Apa saja bahan dan alat yang diperlukan, sedangkan orangtua wajib mendampingi Ananda di rumah pada saat kegiatan ini berlangsung. Kami ucapkan terimakasih kepada Ayah-Bunda yang tetap semangat mendampingi Ananda Di rumah. Salam hangat dari kami Team PGTK #Biglove

by : ms. Nindie



Proses Pembuatan Ice Cream Oreo oleh TK-B School of Universe


Siswa TK-A selesai membuat Bola-bola Coklat

Market day TK system Pre Order

Senin, 10 Agustus TK School of Universe melakukan kegiatan Market Day dimana kali ini Sistem penjualan kami berupa Pre Order (PO). Siswa diajak untuk membuat sebuah produk di rumah bersama orangtua untuk kemudian di jual kepada civitas School of Universe atau sekitar lingkungan rumah. Alhamdulilah banyak  pesanan kami pun bergembira namun tidak hanya itu kegiatan market day kali ini tidak hanya menjual produk makanan tapi bisa di lakukan juga di rumah dengan membantu Ayah atau Bunda.

Bisnis merupakan salah satu kurikulum khas kami di School of Universe. Kegiatan ini kami perkenalkan pada mereka sejak usia dini. Sesuai kompetensi kurikulum Bisnis pada level PGTK memiliki kompetensi memberikan manfaat kepada orang lain. Apapun Aktivitasnya yang bisa memberikan manfaat kepada oranglain merupakan bisnis. besar harapan kami adalah kelak jika mereka dewasa mereka bisa menjadi pebisnis yang Amanah berjulan tidak sekedar mencari untung semata tapi memberikan manfaat yang luas. Memberikan produk terbaik, memberikan layanan terbaik dan memberikan manfaat untuk diri sendiri, orang lain dan alam semesta. Doakan kami menjadi pebisnis muda mendunia yaaaaa Ayah dan Bunda.

“Sebaik-baik manusia  adalah yang paling bermanfaat bagi manusia”

by : ms Nindie

 

 

  

 

 

 

Magang dan Project Bioteknologi

Tahun ajaran 2020/2021 diawali dengan masih meningkatnya kasus covid-19 khususnya di Indonesia. Namun yang patut disyukuri adalah kesadaran akan kesehatan dan perilaku bersih dan hijau masyarakat juga semakin tinggi. Dimana-mana dapat kita lihat orang bersepeda, setiap orang bahkan kini menjadi hobi berkebun khususnya tumbuhan pangan seperti ubi, jagung, dll. Entah didorong oleh kepanikan akan kelangkaan bahan pangan atau sekedar ikut-ikutan saja, ternyata pengetahuan akan bercocok tanam sangat perlu kita kuasai apapun profesi atau pekerjaan masyarakat.

Pengetahuan bercocok tanam, salah satunya dapat ditanamkan sejak dini melalui pendidikan formal di sekolah-sekolah. Sekolah Alam khususnya di School of Universe, sudah dikenalkan sejak dini bahkan dari level playgroup. Mereka dikenalkan bagaimana cara menanam, merawat dan menyayangi tanaman. Pada tingkatan Sekolah Dasar (SD), siswa mulai dikenalkan pula jenis-jenis tanaman, baik yang dapat dikonsumsi, atau dapat dimanfaatkan untuk keperluan lainnya. Merekapun sudah mengemas hasil panen dan menjualnya dalam kegiatan Market Day di Sekolah.

Siswa siswi Sekolah Menengah (SMP dan SMA) di School of Universe dikenalkan 3 bisnis masa depan, salah satunya yakni Bioteknologi. Walaupun masih pengenalan dan membuka wawasan bisnis di level SM1, kelak mereka dapat mengembangkan minat dan bakatnya pada bidang ini apabila tertarik pada level selanjutnya di SM2 sampai SM6. Selain Bioteknologi, mereka juga dikenalkan Information and Communication Technology (ICT) dan Retail. keduanya merupakan bekal yang sangat diperlukan dalam menjalankan bisbis.

Tahun ini kegiatan Bioteknologi di SM1 lebih banyak dilakukan di lingkungan sekolah, yakni menggarap lahan dan menanam berbagai jenis seperti kangkung, pakcoy, bayam, ubi ungu, cabe, selada dan sebagainya, menentukan lokasi bedeng dengan mengukur kesuburan dan kandungan hara tanah, membuat mol, dan lain sebagainya. Selain melakukan perawatan, diharapkan dapat melakukan panen serta pengemasan untuk dijual. Wawasan siswa juga diperkaya melalui kegiatan outing ke pusat budidaya tanaman. Apabila keadaan memungkinkan, siswa juga melaksanakan kegiatan magang. Seluruh kegiatan ini tentunya dengan menerapkan protokol keamanan covid-19.

Kegiatan akhir tentunya siswa dapat menstrukturkan seluruh proses kegiatan dengan membuat laporan dan mempresentasikannya kepada fasilitator dan orang tua siswa. Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi modal awal kesiapan siswa-siswi menghadapi keadaan dimasa depan.

 

REcycle Art and Craft CompetiTion

Pemanfaatan barang bekas kini tidak hanya sebagai aksi kepedulian terhadap lingkungan, namun sudah menjadi trend dan gaya hidup. Kembali ke alam, penggunaan barang bekas, Do it Your Self (DIY) menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari bagi banyak kalangan. Walaupun demikian masih banyak juga yang tidak peduli dan ambil pusing mengenai kebersihan dan dampak lingkungan yang diakibatkan oleh gaya hidup manusia khususnya yang banyak tinggal di perkotaan. Dibutuhkan banyak kampanye mengenai hal ini. 

Salah satu kegiatan kampanye penggunaan dan pengolahan sampah atau barang bekas menjadi barang yang bermanfaat diwujudkan oleh Sekolah Alam School of Universe dalam bentuk kegiatan bernama Re-Action. Re-Action adalah REcycle Art and Craft CompetiTion, sebuah lomba merekayasa material barang bekas menjadi produk yg useful dan artistik.

Selain bertujuan mengkampanyekan gaya hidup hijau, re-action diharapkan juga dapat menggali kreativitas dan ketrampilan. Untuk mengubah sampah/barang bekas menjadi sesuatu yang bermanfaat harus terlebih dahulu melakukan riset sederhana, diantaranya melihat apa yang sedang tren atau sedang dibutuhkan pada saat ini di tengah masyarakat. Setelah ide apa yang akan dibuat, lalu mencari barang bekas apa yang bisa dimanfaatkan, bagaimana mengolahnya sehingga dapat berfungsi dengan baik dan tidak kalah penting adalah desainnya yang keren. Kalau semuanya sudah terpenuhi, bisa mulai dibuat prototipe dan mulai memikirkan lebih jauh untuk produksi lebih banyak dan efisien. Tentunya pada akhirnya kita bisa mendapatkan ide-ide bisnis.

Terlihat cukup rumit ya? tapi disinilah tantangan dari kegiatan re-action ini. Ada hadiah yang bisa di bawa pulang apabila dapat menghasilkan produk terbaik. Kegiatan ini dibuat beberapa kategori diantaranya kategori APD dan penunjang alat perang melawan virus corona yang kini sedang merebak, ada juga kategori bebas. Tiap kategori juga di kelompokkan berdasarkan usia, mulai tingkatan SD hingga SMP/SMA. Selain menyasar siswa-siswi sekolah alam atau sekolah umum sekitar juga membuka untuk umum.

Re-action awalnya adalah acara rutin tahunan di School of Universe, namun karena kondisi School from Home (SFH), acara ini digelar secara online. Pengerjaan project oleh pesertapun dilakukan dirumah masing-masing. Tentunya orang tua boleh membantu karena ini juga menjadi tujuan kurikulum SFH School of Universe, yakni Orang tua berperan menjadi guru bagi anak-anaknya di rumah. Proses penjurianpun dilakukan secara online dimana peserta mempresentasikan langsung di depan para juri. Tiga orang Juri yang dipilih bukan sembarangan, karena mereka merupakan pakar dibidangnya masing-masing. Ada Prof. Herman yang merupakan dosen Fakultas Teknik Universitas Indonesia, Pak Rudi Farid yang merupakan maestro di bidang desain produk, serta Kak Firdaus seorang alumni School of Universe dan Maestro School of Technopreneur yang sukses menjalankan bisnisnya.

Proses penyisihan hingga final berlangsung mulai 19 April 2019 hingga 17 Mei 2020. Berikut hasil penilaian juri serta para pemenang kompetisi re-action daring 2020. Penilaian didasarkan pada aspek fungsi (fungsi prioritas utama dari suatu produk ,design follow the function), aspek Material Science, (material yg digunakan sebisa mungkin dari barang bekas dan material yg tidak berbahaya bagi tubuh kita), dan aspek artistik (design dan keindahan menjadi kriteria penilaian juga sehingga produk enak dilihat dan mempunyai value yang tinggi). Siapa saja dan dari Sekolah mana yang menjadi pemenang ? Tentunya semua adalah pemenang, karena semua memberikan ide terbaiknya dan juga menginspirasi kita semua. Namun ada kalanya perlombaan memunculkan nama para Juara, sehingga para juri memberikan penilaiannya dengan seksama

Berikut ini adalah para Juara 1-3 Level SM dan SD

KATEGORI APD SM :

1. Halwa Nurrasiya Nadhiba (School of Universe)

2. Aqila Washifa Izza Lisdiyanto (SA Lampung)

3. Hayya Raissa Shahia (Maestro School of Technopreneur)

 

KATEGORI BEBAS SM :

1. Omar (Maestro School of Technopreneur)

2. Hawwa Alya Qoyyumi (Maestro School of Technopreneur)

3. Sahla Hanifa Rahajeng (School of Universe)

 

KATEGORI MASKER SD :

1. Bilqis Audrey (SA Lampung)

2. M Falah Zuhdi (School of Universe)

3. Keefe Mikail (SA Baturraden)

 

KATEGORI BEBAS SD :

1. M Fadhly Rosyadi (SA Lampung)

2. Ghalib (SA Lampung)

3. Daaniya (SA Lampung)

Demikian nama nama Juara, Semoga tetap tawadhu' dan selalu berinovasi dengan sebaik baiknya. Terimakasih kepada School of Universe, Salam Aid dan Sekolah-sekolah yang sudah mengikuti sertakan kegiatan Lomba re-action daring ini. Tidak lupa apresiasi kami sampaikan kepada para juri yang sudah memberikan masukan dan saran bagi para peserta.

Kalau penasaran dengan produk-produk yang dihasilkan peserta, serta proses penjurian yang seru nantikan videonya yang akan kami tayangkan melalui channel youtube School of Universe.